Pengendaliannya

Menurut Iman, FMC memiliki tiga produk andalan untuk mengendalikan penyakit dan hama pada padi. Yaitu, Heksa 50SC, Blastgone 75WP, dan Stargate 600 SC. Heksa berbahan aktif heksakonazol untuk me – ngendalikan sejumlah penyakit yang disebabkan cendawan. Fungisida protektan dan kuratif ini juga mengandung Zat Pengatur Tumbuhan (ZPT). Waktu penyemprotan biasanya dilakukan dua kali pada waktu padi bunting dan padi mulai berbunga merata dengan dosis 500-750 ml/ha. “Hasil dari menggunakan Heksa tanaman padi lebih segar, hijau tidak ada bercak, dan sehat,” ungkapnya. Penyakit blas dapat dikendalikan dengan Blast – gone yang berbahan aktif klotianidin. Cendawan penyebab blas menyerang pada setiap fase pertumbuhan padi. Sporanya disebarkan melalui benih dan angin menyerang daun, batang, dan malai padi.

Salah satu solusinya adalah mengaplikasikan Blastgone, fungisida bersifat preventif yang mudah diserap akar dan daun. Menghentikan infeksi dan sporulasi cendawan, tidak mudah tercuci air hujan dan tidak meracuni tanaman. Waktu penyemprotan biasanya dilakukan pada umur 45-55 hari setelah tanam (HST) dan 60-65 HST. Apabila serangan blas rendah atau masih jarang ditemukan bercak di daun, dosis yang dianjurkan 300 g/ha atau satu sachet isi 25 g/tangki. Sedangkan, serangan blas tinggi atau adanya bercak pada daun dosis yang digunakan 600 g/ha atau setara dengan dua saset/tangki. WBC masih terbilang hama top yang cukup sulit dikendalikan dan berbahaya karena menbawa virus kerdil hampa dan kerdil rumput. Stargate merupakan solusi untuk meminimalkan kerugian akibat wereng yang direkomendasikan aplikasinya sejak di persemaian. Insektisida kontak dan racun lambung berbahan aktif klotianidin ini dianjurkan digunakan dalam dosis rendah 300 mg/ha