SNP Finance Memalsukan Informasi dan Data

SNP Finance Memalsukan Informasi dan Data – Kasus PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP) Finance bak bola salju yang menyakitkan. Bahkan, salah satu dari 14 bank korban SNP Finance, Bank Mandiri berniat menggugat pidana ke SNP Finance Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, selama ini SNP Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang menjadi debitur Bank Mandiri sejak tahun 2004 lalu.

Selama belasan tahun jadi debitur Bank Mandiri, SNP Finance memiliki catatan positif dengan kualitas kredit lancar. Alhasil, banyak bank yang kemudian ikut memberikan pembiayaan kepada SNP Finane. Kekisruhan berawal dari itikad tidak baik pengurus SNP menghindari kewajiban. Mereka langsung melakukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sukarela di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang saat ini masih berjalan.

Hal ini usai kualitas kreditnya turun menjadi kolektabilitas 2 (kol 2) atau dalam perhatian khusus. “Modus ini sering dilakukan dengan memanfaatkan celah ketentuan hukum kepailtan,” kata Rohan, kepada berbagai media, Selasa (26/9).

Tindakan Bareskri m menangkap petinggi SNP, termasuk Direktur Utama Donni Satria, menurut Rohan didukung bukti-bukti yang sangat kuat. “Kami ikut mendukung pihak penyidik Kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini,” ungkapnya. SNP Finance sendiri sempat melunasi tagihan ke Mandiri sebesar Rp 200 miliar. Jadi total tagihan ke SNP Finance saat ini Rp 1,2 triliun.

Selain Mandiri, ke-13 bank lain kabarnya juga akan melayangkan gugatan ke SNP Finance. Bank Mandiri juga akan berkoordinasi dengan kreditur lain kembali melaporkan dugaan pemalsuan data dan informasi oleh SNP Finance. “Kami memastikan permasalahan ini tidak mengganggu kinerja Bank Mandiri karena telah membentuk pencadangan secara penuh sejak kualitas kredit SNP Finance tercatat tidak lancar,” ujar Rohan.

Ia menduga, terjadi rekayasa pembukuan laporan keuangan diduga dilakukan oleh salah satu The Big Five KAP di Indonesia, atas laporan keuangan SNP Finance. Auditor SNP adalah KAP Satrio Bing Eny & Rekan yang merupakan mitra dari KAP itu.